Aspek-Aspek Dalam Laporan Keuangan

Setiap bisnis pasti punya laporan keuangan. Ya itu adalah salah satu aspek yang sangat vital bagi keberlangsungan perusahaan. Tetapi sering kali pebisnis mengabaikan ini entah karena malah atau karena tidak tahu.

Kalau biasanya admin posting contoh feature maka kali ini maka berikut ini adalah salah satu contoh laporan keuangan yang kami buat. Tulisan ini bersumber dari AcademicIndonesia

Komponen Laporan Keuangan

Dalam melaporkan suatu untung rugi sebuah bisnis dibutuhkan pengetahuan mengetahui bagaimana menyusun laporan keuangan yang baik. Jika Anda bukan orang yang basicnya dari bidang akuntansi maka Anda perlu memahami komponen laporan keuangan.

Memahami komponen laporan keuangan sangat diperlukan agar bisa menyusun laporan keuangan yang baik dan benar. Lalu apa saja komponen yang ada dalam sebuah laporan keuangan?

Definisi Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah laporan pertanggung jawaban yang disusun untuk menggambarkan hasil dari proses akuntansi. Proses akuntansi yang dimaksud adalah bagaimana menuliskan data keuangan atau aktivitas perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data-data atau aktivitas tersebut.

Sementara untuk pengertian dari akuntansi sendiri adalah sebuah kegiatan atau proses dalam hal keuangan. Proses seperti itu berupa mencatat, menggolongkan, meringkas, melaporkan dan menganalisa data keuangan suatu organisasi atau perusahaan.

Adapun hasil dari proses akuntansi tersebut berupa laporan keuangan yang terdiri dari neraca /balance sheet, laporan laba rugi / income statement dan laporan arus kas.

Tujuan dari Laporan Keuangan

Tujuan dari menyusun laporan keuangan adalah ingin memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja dan arus kas perusahaan. Keberadaan laporan keuangan sangat bermanfaat untuk membuat langkah atau keputusan-keputusan yang layak diambil dalam bidang ekonomi.

Laporan keuangan berbentuk neraca sendiri memiliki dua format penyajian yakni skontro (rekening) dan stafel (laporan).

Adapun tiga unsur dalam laporan neraca yaitu aktiva, kewajiban serta modal atau ekuitas. Ketiga komponen ini kemudian dihubungkan dengan persamaan akuntansi seperti berikut:

Aktiva = Kewajiban + Ekuitas

  1. Aktiva

Aktiva atau hartaadalah sumber ekonomi yang diharapkan bisa memberikan manfaat untuk usaha di kemudian harinya. Aktiva ini dimasukkan dalam neraca dengan saldo normal debit. Aktiva sendiri terdiri dari :

  1. Piutang Usaha

Aktiva ini merupakan piutang yang berasal dari kegiatan normal yang ada di perusahaan. Ketika menyusun piutang usaha maka sajikanlah terpisah antara pihak ketiga dan pihak yang mempunyai hubungan istimewa.

Penyajian piutang perlu disusun sebesar jumlah yang dapat direalisasikan. Nah, setelah diperhitungkan penyisihan porsi yang diperkirakan, maka tidak dapat ditagih.

  • Persediaan

Persediaan adalah harta perusahaan yang tersedia untuk dijual dalam kegiatan usaha normal. Persediaan adalah aset yang dimiliki dalam proses produksi atau dalam bentuk bahan atau perlengkapan untuk digunakan dalam proses produksi atau pemberian jasa.

  • Biaya Dibayar di Muka

Aset ini merupakan biaya yang telah dibayar namun pembebanannya baru akan dilakukan pada periode yang akan datang. Pada saat keuntungan diterima, semisal: premi asuransi dibayar di muka dan sewa dibayar di muka. Maka biaya dibayar dimuka disajikan sebesar nilai yang belum terealisasikan.

  • Aktiva Tetap

Aktiva tetap adalah aset yang berwujud, diperoleh dalam bentuk siap pakai, baik itu melalui pembelian maupun dibangun lebih dahulu.

Aktiva tetap digunakan dalam kegiatan usaha perusahaan serta tidak dimaksudkan untuk dijual. Mengapa tidak dijual? Sebab hal ini dalam rangka kegiatan normalisasi perusahaan yang mempunyai durasi manfaat yang lebih dari satu tahun.

  • Aktiva Tidak Berwujud

Akun ini merupakan aktiva yang set non-moneter dan dapat diidentifikasi. Aktiva yang tidak memiliki wujud fisik ini bisa dimiliki untuk bisa digunakan dalam menghasilkan atau menyerahkan barang dan jasa.

Aktiva tidak berwujud juga bisa untuk disewakan kepada pihak lainnya dengan tujuan administratif. Komponen dari aktiva tidak berwujud sendiri adalah hak paten, merek dagang, goodwill, dan biaya pengembangan.

Aktiva tidak berwujud disajikan sebesar nilai yang tercatat, yakni biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi penurunan nilai aktiva tidak berwujud setelah revaluasi.

  • Kewajiban

Kewajiban sama seperti aktiva, kewajiban juga terbagi dalam tiga klasifikasi di antaranya adalah:

  1. Kewajiban Lancar, yakni kewajiban perusahaan kepada pihak lain yang penyelesaiannya akan berakibat pada arus keluar dari sumber daya perusahaan dalam waktu satu tahun atau kurang. Contoh utang dagang, utang gaji, utang biaya dan utang pajak.
  2. Kewajiban Jangka Panjang, berbeda dengan kewajiban lancar, kewajiban jangka panjang, jangka waktu penyelesaian kewajiban perusahaan kepada pihak lain lebih dari satu tahun, seperti utang bank dan utang obligasi.
  3. Kewajiban Lain-lain, yaitu kewajiban yang tidak termasuk dalam kedua kategori diatas, misal utang perusahaan kepada direksi.
  • Modal

Sementara modal terdiri dari dua klasifikasi yaitu :

  1. Modal yang berasal dari setoran pemilik. Contoh modal saham termasuk agio saham.
  2. Modal yang berasal dari hasil operasi, yaitu laba yang ditahan, tidak dibagikan kepada pemilik.

Komponen Laporan Laba Rugi

Laporan keuangan yang kedua adalah laporan Laba-Rugi. Laporan ini merupakan laporan keuangan yang menggambarkan unsur-unsur pendapatan dan biaya perusahaan atau berapa besarnya pendapatan selama jangka waktu tertentudan berapa biaya yang dikeluarkan perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba atau rugi bersih.

Wajib bagi sebuah perusahaan untuk menyusun laporan laba-rugi sebab fungsi dari laporan laba rugi adalah :

  1. Menetapkan besarnya pajak penghasilan
  2. Menilai keberhasilan perusahaan dengan memperhitungkan tingkat profitabilitas (keuntungan)
  3. Menilai laba perusahaan dengan cara membandingkan laba yang ada dalam laporan tahun lalu.
  4. Menilai efisiensi pengeluaran perusahaan dengan cara melihat besarnya biaya dan jenis komposisinya.

Ada 5 komponen utama dari laporan Laba Rugi yang terdiri dari:

  1. Pendapatan Usaha

Akun ini merupakan pendapatan yang berasal dari penjualan produk utama perusahaan. Pendapatan usaha disajikan bersih setelah dikurangi potongan penjualan, retur penjualan dan lain-lain.

  • Beban Pokok Penjualan

 Akun ini merupakan nilai tercatat dari persediaan yang dijual.

  • Laba/Rugi Kotor

Akun laba atau rugi kotor merupakan selisih dari penghasilan usaha dengan beban pokok penjualan bisnis.

  • Beban Usaha

 Akun ini merupakan beban kegiatan utama perusahaan yang dilaporkan dalam dua kategori yaitu: (a) Beban penjualan; dan (b) Beban umum dan administrasi.

  • Laba/Rugi Usaha

Akun ini merupakan selisih antara Pendapatan Usaha dengan Beban Usaha.

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas atau cash flow merupakan laporan keuangan yang menggambarkan sejumlah uang kas yang keluar dan yang masuk.

Adapun 3 komponen dalam Laporan Arus Kas adalah :       

  1. Aktifitas Operasi

Segala transaksi yang terkait dengan operasional utama perusahaan akan masuk ke dalam laporan laba/rugi. Laporan ini ditulis mulai dari “Pendapatan”, “Harga Pokok Penjualan”, sampai dengan “Biaya operasional”.

  • Aktifitas Investasi

Aktivitas invetsasi adalah segala transaksi yang terkait dengan penjualan dan pembelian aktiva tetap. Segala aktivitas invetsasi itu bisa berupa pengembalian cash advance,  penerimaan kas dari piutang, pengeluaran kas yang mengakibatkan piutang meningkat. Pemberian cash bon (cash advance), deposit, dan uang muka biaya juga termasuk dalam aktifitas investasi.

  • Aktifitas Pendanaan :

Aktivitas pendanaan adalah segala aktivitas berupa transaksi-transaksi yang terkait dengan modal yang dikeluarkan dan kewajiban. Pengeluaran kas untuk pelunasan utang, penerimaan kas dari hasil utang baru (bank loans & credit loans), penerimaan atas penjualan saham atau surat berharga lainnya termasuk dalam aktifitas pendanaan.

Seperti itulah komponen laporan keuangan yang perlu diketahui jika ingin menyusun laporan keuangan yang baik. Semoga bermanfaat.

Jika temen-temen ingin baca laporan-laporan dalam berbagai bentuk tulisan seperti artikel atau esai biasanya kami merujuk berbagai situs terpercaya karena akan sangat menentukan kualitas tulisan kita nantinya.

Untuk hal laporan tulisan atau contoh esai biasanya admin singgah ke situs academic Indonesia karena mencantumkan sumber-sumber otoritatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *